Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar layanan bagi jemaah haji lanjut usia (lansia) dalam penyelenggaraan Ibadah Haji 2025 ditingkatkan. Puan meminta pemerintah memastikan perlindungan terhadap kelompok rentan dalam penyelenggaraan haji. “Kita ketahui bersama, pelayanan bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Ibadah Haji menjadi tantangan tersendiri. Kami berharap pemerintah memastikan pelayanan maksimal bagi jemaah haji lansia dan disabilitas,” kata Puan dalam keterangannya, Selasa (20/5/2025). Puan mengingatkan para petugas haji untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah haji lansia. Puan meminta agar jemaah haji lansia diutamakan. “Para jemaah haji lansia ini cukup besar, jadi harus dipastikan segala kebutuhan mereka terlayani dengan baik. Mereka sudah menunggu antrean puluhan tahun untuk bisa menunaikan ibadah suci,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu. Diketahui, banyak dari jemaah haji lansia bergantung pada kursi roda atau alat bantu jalan. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun telah menyiapkan armada bus shalawat inklusif yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas. Selain itu, sebanyak 32 unit bus juga telah disiapkan untuk melayani pergerakan jemaah berkebutuhan khusus dari hotel ke Masjidil Haram. Bus-bus tersebut telah dilengkapi dengan akses tangga landai, ruang kursi roda, serta fasilitas keselamatan tambahan. “Memastikan pelayanan yang baik bagi semua jemaah, termasuk kelompok lansia, sudah menjadi tugas penyelenggara ibadah haji,” ujarnya. Puan juga mendorong PPIH untuk menyiapkan petugas haji dengan pelatihan khusus perawatan lansia. Puan meminta Kemenag berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan untuk mewujudkan pelayanan haji yang inklusif bagi kelompok rentan. “Seluruh kementerian terkait harus memastikan pelayanan haji terselenggara dengan baik, termasuk bagi lansia dan penyandang disabilitas,” ungkapnya. Lebih lanjut, Puan mengatakan pemerintah harus menjalin komunikasi intensif dengan otoritas Arab Saudi. Hal itu, kata dia, agar infrastruktur publik di Mekkah maupun Madinah menjadi lebih ramah terhadap lansia dan penyandang disabilitas. “Negara harus memastikan hak-hak bagi lansia dapat terpenuhi dan layanan fasilitas selama musim haji ramah bagi lansia dan kelompok rentan lainnya,” papar Puan. “Haji yang sukses adalah haji yang memungkinkan setiap jemaah beribadah dengan tenang, aman, dan bermartabat,” imbuhnya.
Related Posts
Bagaimana Menemukan Online Casino dengan RTP Tertinggi?
Industri perjudian online terus berkembang pesat, dengan online casino menjadi salah satu pilihan utama bagi para pemain di seluruh dunia, termasuk Indonesia.…
API288: Platform Slot Online dengan Layanan 24 Jam
API288 merupakan salah satu platform slot online terpercaya yang saat ini sedang populer di kalangan pecinta judi online di Indonesia.…
Gaji di Bawah Rp3,5 Juta akan Dapat BSU Rp300 Ribu dari Pemerintah, Cek Cara & Syaratnya
https://bit.ly/44puofb – Ada angin segar untuk pekerja dengan penghasilan rendah. Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sebesar Rp300 ribu untuk para pekerja…